| 17_Abstrak.htm |
|
1 <html>
2 3 <head> 4 <meta http-equiv="Content-Language" content="en-us"> 5 <meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=windows-1252"> 6 <title>ABSTRAK</title> 7 </head> 8 9 <body> 10 11 <div style="background-color: #C1C1FF"> 12 <p align="center" style="margin: 0 12px"> </p> 13 <p align="center" style="margin: 0 12px"><b>ABSTRAK </b></p> 14 <p style="margin: 0 12px"> </p> 15 <p align="justify" style="margin: 0 12px">Dalam Peraturan Menteri Pendidikan 16 Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi dinyatakan bahwa, 17 pengembangan diri merupakan salah satu komponen struktur kurikulum setiap 18 satuan pendidikan, dimana disebutkan bahwa pengembangan diri bukan merupakan 19 mata pelajaran yang harus diasuh oleh guru. Pengembangan diri bertujuan 20 memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan 21 mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, dan minat setiap 22 peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah. Kegiatan pengembangan diri 23 difasilitasi dan atau dibimbing oleh konselor, guru, atau tenaga 24 kependidikan yang dapat dilakukan dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler. 25 Kegiatan pengembangan diri dilakukan melalui kegiatan pelayanan konseling 26 yang berkenaan dengan masalah diri pribadi dan kehidupan sosial, belajar, 27 dan pengembangan karir peserta didik.<br> 28 </p> 29 <p align="justify" style="margin: 0 12px">Kegiatan ini bertujuan untuk 30 menyediakan model program pengembangan diri yang diharapkan dapat membantu 31 guru dan tenaga kependidikan yang lain dalam menjabarkan standar isi 32 pendidikan.<br> 33 </p> 34 <p align="justify" style="margin: 0 12px">Secara umum ruang lingkup model 35 program pengembangan diri mencakup jenjang pendidikan dasar dan menengah. 36 Lingkup Daerah Penelitian: Dalam Jawa : DIY, Jatim, dan Jabar; Luar Jawa: 37 Sumsel, Sulsel, dan NTB. Adapun unsur peserta yang terlibat terdiri dari 38 Puskur, Perguruan Tinggi, P4TK, LPMP, dan Sekolah. Cakupan dari isi kegiatan 39 ini meliputi : Penyusunan Desain, Kajian Konsep, Kajian Kebutuhan Lapangan, 40 Penyusunan Kerangka Model, Penyusunan Model, Ujicoba Model, Analisis Hasil 41 Ujicoba, Perbaikan Model, Presentasi Model, Penyempurnaan Model, Penyusunan 42 Laporan.<br> 43 </p> 44 <p align="justify" style="margin: 0 12px">Kegiatan ini dilakukan dalam 45 bentuk workshop dan rapat kerja, kajian konsep, kajian kebutuhan, penyusunan 46 naskah awal, uji coba, analisis, seminar, dan penyempurnaan model workshop. 47 </p> 48 <p align="justify" style="margin: 0 12px">Hasil dari kegiatan ini adalah 49 Model dan Contoh Program Pengembangan Diri untuk SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, 50 SMK. </p> 51 <p align="justify" style="margin: 0 12px">Demi terlaksananya model dan 52 contoh program pengembangan diri ini diperlukan kerjasama dengan berbagai 53 pihak, baik di tingkat sekolah, tingkat dinas kabupaten/kota/propinsi, 54 maupun berbagai unit utama sebagai lembaga yang mengambil berbagai 55 kebijakan. Sering terjadi kebijakan yang muncul sesaat dari berbagai pihak 56 yang berwenang dengan tanpa melihat kebijakan yang ada sebelumnya atau tanpa 57 didasarkan pada kajian teoritis dan empiris yang semestinya, sehingga 58 membingungkan di lapangan. Kerjasama dari berbagai unsur terkait dalam 59 menentukan kebijakan sangat diharapkan. Terkait dengan minimnya pedoman 60 penyelenggaraan pengembangan diri di lapangan, model dan contoh program 61 pengembangan diri ini akan sangat lebih baik kalau secepatnya 62 disosialisasikan melalui kegiatan fasilitasi (diklat, workshop, bantuan 63 profesional, pendampingan maupun melalui perangkat teknologi, informasi, dan 64 komunikasi, dan juga dapat dicetak dan didistribusikan ke lapangan.</p> 65 <p align="justify" style="margin: 0 12px"> </div> 66 67 </body> 68 69 </html> 70 |
| 70 Lines | Download '17_Abstrak.htm' | 3.7KB |
Copyright © 2004-2013 Lester "GaMerZ" Chan, All Rights Reserved.
Page Generated In 1,371,610,096.39885 Seconds